Belajar Cepat Matematika Kecepatan dengan Cara Kreatif APIQ

Bayangkan betapa bahagianya bila anak kita dapat belajar matematika dengan begitu cepat. Anak-anak bergembira menguasai matematika. Bila dulu sering terjadi uring-uringan antara ibu dan anak karena PR matematika tetapi kini ibu dan anak semakin kompak bila berhadapan dengan PR matematika. Tentu kita sangat bahagia memiliki anak yang gemar matematika dengan cara kreatif APIQ. Apalagi cara kreatif APIQ selalu dapat kita pelajari kapan saja di mana saja.

Kali ini Paman APIQ hendak berbagi cara cepat belajar kecepatan dengan kreatif. Bersiaplah…!

“3,” jawab Geo dengan mantap.

“Hahaha….!” Paman APIQ tertawa keras melihat perilaku Geo yang masih bocah SD itu.

Meski Geo masih SD, tepatnya kelas 1, ia sudah mahir berhitung cepat rumus kecepatan. Bentuk soal asli untuk Geo di atas adalah,

“Paman APIQ berlari menempuh jarak 6 meter dalam 2 detik. Berapa meter/detik kecepatan lari Paman APIQ?”

Dengan cepat Geo menjawab 3. Jawaban ini benar. Bagaimana Geo dapat dengan begitu cepat? Padahal soal semacam ini dapat saja muncul sebagai soal matematika SMA, matematika SMP, dan tentu saja matematika SD. Khusus matematika SD, Paman APIQ mengingatkan agar memandangnya sebagai matematika diskrit, matematika dasar dalam arti tidak melibatkan bilangan pecahan sama sekali.

Beginilah cara Paman APIQ mengenalkan konsep kecepatan dengan cepat kepada anak-anak seperti Geo, Al, dan tentu Meti. Anda dapat mencobanya juga agar anak-anak Anda juga jago matematika. Beberapa media yang digunakan oleh Paman APIQ adalah mangkuk millennium (dapat berupa mangkuk beneran) dan cukup banyak onde millennium (dapat diganti dengan kelereng atau sejenisnya).

“Paman APIQ dalam 1 menit dapat mengisi 1 mangkuk dengan 2 onde. 1 menit lagi mengisi 1 mangkuk lagi dengan 2 onde. Berapa onde bila sudah terkumpul 4 mangkuk?”

“8 onde,” Al menjawab cepat.

“Bila telah terkumpul 10 mangkuk?”

“20 onde,” Meti ikut menyahut dengan santai.

“Bagus…! Kalian memang anak hebat, jago matematika!” seru Paman APIQ.

Setelah berlatih beberapa kali, Paman APIQ mencoba mengenalkan variasi konsep matematika. Konsep di atas adalah pengantar untuk mengenalkan konsep kecepatan kepada anak-anak. Bila umumnya, konsep kecepatan terasa abstrak bagi anak-anak maka dengan onde millennium konsep kecepatan begitu nyata bagi anak-anak kita.

“Bila Paman APIQ telah mengumpulkan 20 onde dalam 5 mangkuk maka tiap mangku ada berapa onde?”

“4 onde,” jawab Geo dengan cepat.

“Bila Paman APIQ telah menempuh jarak 20 km dalam 5 jam maka berapa km/jam kecepatan Paman APIQ?”

“4 km/jam,” jawab Geo semakin mantap.

“Bila Paman APIQ telah menempuh jarak 6o km dalam 2 jam maka berapa km/jam kecepatan Paman APIQ?”

“30 km/jam, “ jawab Geo cepat tanpa ragu.

“Bila setiap mangkuk berisi 6 onde dan Paman APIQ telah mengumpulkan 5 mangkuk berapa banyak onde seluruhnya?”

“30 onde,” jawab Geo dengan santai.

“Bila Paman APIQ bergerak dengan kecepatan 6 meter/menit selama 5 menit maka berapa meter jarak yang ditempuh oleh Paman APIQ?”

“30 meter,” Geo menyelesaikan dengan baik.

Begitu cepat, begitu mudah, belajar matematika bersama metode APIQ.

Bagaimana menurut Anda?
Salam hangat…
(angger; agus Nggermanto: Pendiri APIQ)